aku(se)rupakata
About ▾ Ask me anything ▾Search ▾Archive Theme ▾

perkara yang lebih penting dari jarak dan waktu.

orang-orang menyebutnya rindu.
aku menyebutnya kamu.

View Post

dalam satu episode rindu gagal jadi kata

aku hendak pulang
ke rumah tempat matahari pulang
aku mau pulang
ke tempat kekhawatiran membuat sarang

di jalan-jalan kusimak berita
cerita-cerita jadi berita
derita-derita dalam berita
lalu di dinding-dinding kutemukan rindu gagal jadi kata

aku kini jadi…

View Post

kita telah menghakimi tubuhnya

dia menangis
meraung-raung di sudut kamar
kering dan dingin
tergeletak tak berdaya
berlindung dibalik lengan sendiri

suatu hari tubuhnya akan remuk
tidak bisa lagi menangis
meraung-raung
bungkam di hadapan kenangan
kita telah menghakiminya
melukai…

View Post

ibu dan suaminya pagi.

ayah masih tidur
ibu sudah bangun
sudah menyiapkan kemeja suaminya
pagi. ibu bersuami dua, ayahku dan pagi.

“terima kasih sudah pulang lagi.” bilang ibu pada pagi. suami yang tidak pernah tinggal di rumah, tidak tidur di ranjang, tidak memeluknya, tidak…

View Post

puisi yang dibacakan 15 tahun ke depan.

ini puisi kutulis ini hari
dibacakan nanti bila kita jumpa lagi
15 tahun ke depan
dengan sedih dan sepi
dengan bahagia tanpa tepi
kutatap matamu, wajahmu, anak-anak rambut yang sudah tua
sudah lupa namaku, sudah tak punya wajahku

ini puisi kutulis ini hari

View Post

rahasia

rahasia http://wp.me/s1Qlmf-rahasia

aku ingin menceritakan untukmu sebuah rahasia
cerita tentang mengapa waktu kecil aku jarang sekali menangis
padahal tidak punya boneka lucu
tidak punya popok lucu
apalagi payung lucu.

dari ranjangku
kutemukan ibu dan bapak adu mulut setiap pagi
suaranya…

View Post

kangen

kangen http://wp.me/s1Qlmf-kangen

kekasihku sedang lupa mandi
sudah berhari-hari dikenakannya baju yang sama
kekasihku sedang lupa berdandan
sudah seminggu dilupanya makan dan tidur teratur

di depan cermin kekasihku membaca puisi
hikmat seperti doa
seperti dukun beranak mengucap bismillah

View Post

bersenggama dengan tuhan di hari jumat.

aku bertamu di rumah tuhan setiap jumat
memeluk, meraung-raung.
aku bertemu tuhan setiap jumat
bercerita. hanya bercerita

jumat ini aku kembali bertamu
masuk setelah mengucapkan salam
dalam hati
sunyi.

karena alasan pertama lupa
dan kedua tidak punya uang

View Post

sebuah doa yang tak punya malu.

pikiranku ramai seperti pasar pagi
lalu engkau hutan yang sunyi
bisakah sebuah pasar pagi menikahi hutan?

aku sedang berdiskusi dengan tuhan
dia sesekali ingin kudebat.
tapi aku memilih mengirim doa
tuhan memang maha pemurah
gemar dimintai ini dan itu.

View Post

pelajaran menjahit.

aku sudah duduk di pojok
di sebuah cafe yang lantainya jorok
dengan sebatang rokok berkawan bangku-bangku bobrok
mengurai luka yang pelan-pelan berubah jadi borok.

aku selalu kembali ke tempat ini setiap pukul 5
seperti kali pertama kita bertatap muka
aku…

View Post

puisi kupu-kupu untuk si ulat bulu

kami tidak akan melupakan ketabahan ulat bulu
merayap di batang-batang pohon
menempel di daun-daun
jatuh ke tanah
ke tangan lalu dengan jijik dibunuh

kami tidak akan melupakan mereka
kami tidak akan melupakan ketabahan ulat bulu
paling dibenci, paling…

View Post

cerita laut pada pesisir

aku menyukai siang di pesisir saat angin sepoi-sepoi datang
saat kantuk pelan-pelan membebani kantong mata tapi aku berusaha bertahan seperti sabar menghadapi perubahan cuaca
aku pernah membuat surat, isinya tentang aku yang begitu mencintai laut
tentang…

View Post

sebuah kerusuhan telah terjadi dalam kepalaku;

sebuah kerusuhan telah terjadi dalam kepalaku;
mengancam kesadaranku;
mengecam kaki-kakiku;

sebuah kerusuhan telah terjadi dalam kepalaku;
mendekati nalarku;
mencermati pikiranku;

sebuah kerusuhan telah terjadi dalam kepalaku;
menyemai rasa rinduku;
mengge…

View Post

cemas

cemas http://wp.me/s1Qlmf-cemas

aku ingin pulang ke dalam pelukan sunyi
dada ibu yang menggemaskan
yang menggetarkan hingga langit-langit kamar
tempat aku tak perlu gemetar
dan takut apa-apa.

View Post

derita dalam tawa

Kita telah diliputi kecemasan; perihal kehidupan yang bahaya; perihal kebijakan-kebijakan yang asal diputuskan; kita telah diliputi kekecewaan yang mendalam akibat merasa tidak dihargai; tidak diindahkan oleh mereka yang dulunya kita percaya; atau tidak…

View Post